Pages

Selasa, 11 November 2014

Realism dan Idealism





Realism

(Menurut Saya)

Realism itu konsep yang menekankan batas batas politik yang dipaksakan dengan sikap alami manusia, sifat alami manusia ini selalu menggunakan power atau kekuatan , dalam realism kekuatan atau power yang selalu ada dalam hidup manusia tidak memandang bulu atau tidak terkendali dan tidak punya etika dalam mengeluarkan powernya , realism kekuatan yang bisa mempengaruhi orang lain atau pun negara lain , realism sangat mengutamakan Power yang tidak punya etika , Negara yang berkonsep Realism akan senang membuat negaranya dipandang oleh negara lain , dipandang menjadi negara yang sangat kuat, konsep Realism memiliki dasar Senioritas atau lebih kuat , jadi negara negara yang berkekuatan lemah dan punya sedikit ikatan kerjasama bisa di kuasai oleh negara lain yang memiliki konsep realism dan ingin menguasai negara negara Lemah, di Realism ini negara tidak hanya memiliki power untuk menyerang atau mempengaruhi , tetapi juga untuk mempertahankan diri agar martabat atau pandangan dari negara lain tidak berubah , dan tidak ada yang bisa menjatuhkan negara tersebut ,
Realism dapat diasumsikan sebagai
1.)    Pandangan Pesimis atas sifat manusia, mengapa pesimis karena Negara yng berkonsep Realism sulit untuk mempercayai negara lain yang hendak membantu , dan selalu memicu perang
2.)    Selalu beranggapan , penyelesaian hubungan internasional dalam hal politik selalu dengan Peperangan
3.)    Menjunjung tinggi kelangsungan hidup di negaranya dan meningkatkan selalu keamanan nasional dan beranggapan negara lain puny kekuatan militer yang lebih dan berpotensi menyerang negara lain
4.)    Dan Bertahan , asumsi sangat penting dalam Realism , karena negara yang menganut konsep Realism banyak di intai negara lain segabai musuh ,

Contoh dalam Perang dingin untuk menyamakan kekuatan 1945 - 1990

                     EU
                     Russia
                    Japan                          VS                    US 
                    China
                     India
                       A                                                         B


       Walaupun di Kubu A sudah mempunyai Banyak Sekutu untuk menghadapi US , US akan tetap     Lebih unggul power nya dibanding 5 Negara tersebut 
    



IDEALISM
Konsep Idealism ini bisa dibilang kritikan atas sifat Realism dan beberapa sifat dari Konsep Liberalism itu berlawanan dari realism, kalau Realism itu selalu beranggapan bahwa Power atau kekuatan adalah sebagai satu-satunya yang bisa di gunakan dalam melakukan apapun, Power yg dimiliki Realism bersifat tidak punya etika dan anarki, beda dengan Idealism , power yang ia miliki lebih teratur karena power yang akan dibuat itu di rencanakan sedemikian rupa untuk mendapatkan hasil yang maksimal , power dalam realism lebih merujuk ke sebuah perdagangan internasional , jadi sebuah negara yang menganut konsep Idealism menggunakan power berdagangnya untuk menguasai negara lain , seperti Jepang menguasai perdagangan kendaraan bermotor di indonesia, dan membuat negara yang di kuasai tersbut ketergantungan kepada negara penguasa , seperti indonesia membutuhkan banyak sekali kendaraan bermotor dari jepang dan jepang selalu mensuplai kendaraan bermotor untuk dijual ke indonesia .

Idealism dapat di asumsikan sebagai
1.       Konsep yang selalu berpandangan positif terhadap sufat alami manusia
2.       Tidak anarki
3.       Power yang diterapkan lebih ke sebuah perdagangan internasional
4.       Power bukan satu satunya untuk melakukan sesuatu
5.       Beranggapan bahwa hubungan internasional dapat di lakukan dengan korporatif tanpa anarki

6.       Percaya terhadap kemajuan 



     Contoh : Global Market Place : Perdagangan dunia dilakukan oleh PT. Coca Cola, dia berhasil meraup keuntungan dan dikenal oleh masyarakat seluruh dunia ,





0 komentar:

Posting Komentar